Home >> Berita LDII Surabaya >> Pentingnya Thoharoh dalam Kehidupan Keluarga
Hj. Erna Chriswanto saat memberi materi tentang thoharoh di Masjid Nurul Hikmah, Gunung Anyar, Surabaya (4/12)

Pentingnya Thoharoh dalam Kehidupan Keluarga

PC LDII di tujuh wilayah Surabaya menggelar seminar bersama tentang Thoharoh di Masjid Nurul Hikmah, Gunung Anyar, Surabaya, Minggu (4/12). Disini diajarkan cara-cara membersihkan diri dan bersuci terutama bagi ibu-ibu dan remaja putri. Acara ini menggandeng Bidang Keputrian Penggerak Pembina Generus (PPG) tujuh daerah di atas.

“Kami berharap setelah diadakannya seminar ini para muslimah bisa memahami dan mempraktekkan ilmu bab thoharoh dalam kehidupan sehari-hari sehingga ibadah dapat berjalan dengan lancar,” tutur Hj. Erna Chriswanto, pemateri dari bidang Keputrian PPG tujuh daerah.

Menurut Erna, perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan rumah tangga. Apalagi bagi perempuan yang berperan sebagai istri sekaligus ibu bagi anak-anaknya. Bab kesucian menjadi hal yang perlu diperhatikan, karena menyangkut sah atau tidaknya ibadah kepada Allah. Untuk itu ia mengharapkan acara ini dapat bermanfaat dan menjadi bekal diri bagi para perempuan dan keluarganya, saat ini maupun kelak.

Seminar ini diikuti sekitar 322 peserta yang terdiri dari ibu-ibu dan remaja putri dari tujuh wilayah di Surabaya, yakni Kecamatan Wonokromo, Sidosermo, Kendangsari, Berbek, Rungkut, Gunung Anyar, dan Wonorejo.

Peserta mempraktekkan cara mensucikan lantai yang terkena najis.
Peserta mempraktekkan cara mensucikan lantai yang terkena najis.

Erna yang juga pengurus Bidang Keputrian PPG di PC LDII Kecamatan Gunung Anyar, dalam seminar yang bertemakan “Hidup Bersih dengan Bersuci” ini memberikan panduan bagaimana cara bersuci dari hadas, terutama menghilangkan najis dari tubuh, pakaian, dan tempat. Para peserta sekaligus diajak praktek tentang cara-cara bersuci dari najis.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Seminar Dera Fauzia Fitriana mengatakan bahwa untuk mempermudah pelaksanaan praktek bersuci, peserta dibagi dalam beberapa kelompok. “Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, terutama saat ditayangkan video tentang mensucikan najis dengan benar,” ujar Dera.

Materi lain yang juga disampaikan antara lain cara mandi jinabat sesuai tuntunan Alquran dan Hadits. Selain itu, peserta juga mendapatkan panduan mengenai tata cara berpakaian syar’i dalam agama Islam. (Agita)

Other articles you might like;

Check Also

Gebyar Kemerdekaan, Puncak Peringatan HUT RI ke-72 di Tanah Merah

Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, warga RW IX Tanah Merah, Kelurahan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *