Home >> Berita LDII Surabaya >> Songsong 2017, Remas Luhur Al Ikhlas Susun Program Kerja
Musyawarah Besar XVI Remaja Masjid Luhur Al Ikhlas Kelurahann Medokan Semampir Surabaya, Kamis (29/12).
Musyawarah Besar XVI Remaja Masjid Luhur Al Ikhlas Kelurahann Medokan Semampir Surabaya, Kamis (29/12).

Songsong 2017, Remas Luhur Al Ikhlas Susun Program Kerja

Menyongsong 2017 Pengurus Remaja Masjid Luhur Al Ikhlas Kelurahan Medokan Semampir menggelar Musyawah Besar (Mubes) XVI, Kamis (29/12). Mubes yang digelar di ruang musyawarah Masjid Luhur Al Ikhlas tersebut membahas dan mengevaluasi kinerja di tahun 2016 sekaligus menyusun program kerja di tahun 2017.

Mubes yang dihadiri 105 peserta ini turut hadir wakil ketua takmir Masjid Luhur Al Ikhlas H. Imam Pujiarto, S.Sos, M.Si. Dalam sambutannya ia mengajak pengurus remaja masjid agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Tentunya di dalam melaksanakan tugasnya agar bisa menghadapi ujian-ujian yang dijumpainya.

Di sela-sela sambutannya, Imam memberikan motivasi kepada pengurus remaja masjid dengan sebuah cerita tentang kulit bola yang bundar. Pada awalnya bola dibuat dengan sangat hati-hati oleh pembuatnya, dan ketika masuk lapangan juga dipeluk dan diletakkan di tengah lapangan dgn hati-hati pula. Namun, tiba-tiba nasibnya berubah, bola tersebut ditendang dengan kaki, dilempar oleh tangan, ditanduk dengan kepala. Bahkan, ketika bola itu mau keluar dari lapangan, lalu diambil dan ditendang lagi. Semakin keras tendangannya, semakin senang orang yang melihatnya. Ternyata pengorbanan si bola tidak sia-sia, bola tersebut bisa membuat orang banyak tersenyum, tertawa bahkan menangis gembira.

“Itulah mungkin sedikit gambaran bagi kita. Dalam hidup, kita berusaha untuk membuat orang tersenyum agar mereka bahagia”, lanjut Imam.

Imam juga berharap agar para remaja Masjid Luhur Al Ikhlas selalu menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Menurutnya, manusia tidak hidup sendiri, namun tetap membutuhkan orang lain.

Saat manusia meninggal, tetap membutuhkan orang lain untuk memandikan, menyolati hingga menguburkan. Untuk itu penting menjadi manusia yang berguna untuk orang lain.

Gilang Asadulloh, Ketua Remaja Masjid Luhur Al Ikhlas mengatakan, acara ini selain untuk mewujudkan kerukunan dan kekompakkan antar remaja, juga untuk mendekatkan dan menimba ilmu dari generasi yang senior. (Imam P)

Other articles you might like;

Check Also

Gebyar Kemerdekaan, Puncak Peringatan HUT RI ke-72 di Tanah Merah

Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, warga RW IX Tanah Merah, Kelurahan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *