Home >> Berita LDII Surabaya >> Berdayakan Ibu-ibu dalam Mencegah Penyebaran DBD dan TB
dr Daniek Suryaningdyah saat memberi materi tentang Tuberkulosis

Berdayakan Ibu-ibu dalam Mencegah Penyebaran DBD dan TB

Tingkat kematian akibat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Tuberkulosis (TB) masih tergolong tinggi. Untuk mensosialisasikan pencegahan terhadap DBD dan TB, pengurus PC LDII Kecamatan Semampir Surabaya mengundang ibu-ibu pada Minggu (5/2) di Masjid At-Taqwa Wonokusumo.

Dalam acara tersebut menghadirkan Seksi Pencegahan dan Pengendali Penyakit Menular Dinas Kesehatan Surabaya dr Daniek Suryaningdyah. Ia memberikan wawasan kepada seluruh peserta tentang penyakit TB, mulai dari gejalanya, penyebabnya, cara penularannya, hingga bagaimana cara mencegah penularan virus dari penyakit tersebut. Selain itu dipaparkannya trik memberantas penyakit TB secara tuntas yaitu dengan cara lawan 3B (Bukan batuk Biasa) dengan 3A.

“Pertama adalah anjurkan pasien segera diperiksa. Kedua awasi pengobatannya sampai sembuh, dan ketiga adalah ajarkan hidup sehat tanpa TB,” jelas Daniek.

Tri Novita Wulandari saat memberi materi tentang Pencegahan dan Pemberantasan Demam Berdarah Dengue

Materi lain yang dipaparkan adalah pemberantasan penyakit DBD oleh Duta Ibu Pemantau Jentik (Bumantik) Jawa Timur Tri Novita Wulandari. Wulan sapaan akrab Wulandari mengajak seluruh ibu-ibu untuk berperan aktif untuk mencegah penyebaran penyakit DBD dengan memberantas Nyamuk Aedes Aegypti mulai dari telur dan jentiknya.

Selain itu Wulan juga menganjurkan agar ibu-ibu mengerjakan 3M yaitu menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, menutup tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang bekas. Wulan juga mengajak kepada seluruh peserta yang mayoritas ibu-ibu supaya ikut berparan aktif menjadi kader bumantik di wilayahnya masing-masing.

”Di Surabaya tanahnya kebanyakan sudah di paving dan diaspal jadi susah buat ngubur barang bekas. Jadi supaya tidak menjadi sampah barang-barang bekasnya di daur ulang atau di rombeng saja,” ujar Wulan.

Setelah kedua pemateri memberikan materi kepada seluruh peserta, mereka berharap para peserta bisa menjadi kader kesehatan di wilayah masing-masing, khususnya untuk mencegah penyebaran penyakit DBD dan TB. Sehingga penderita penyakit DBD dan TB perlahan-lahan bisa berkurang.

Acara ini dibuka oleh Ketua PC LDII Kecamatan Semampir Hasran, dan dilanjutkan sambutan Camat Semampir Siti Hindun Robba Humaidiyah. Acara ini juga dihadiri oleh beberapa penjabat pemerintahan seperti Lurah Wonokusumo yaitu Andre Kurniawan, Lurah Pegirian yaitu Gatot Suwito, Kepala Puskesmas Pegirian drg. Anon Wijayanti, dan juga beberapa tokoh masyarakat sekitar. (Rere)

Other articles you might like;

Check Also

Makna Peringatan Hari Santri Bagi Bangsa Indonesia

Senin (22/10). Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional, ketua PCNU Kota Surabaya KH. Muhibbin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *