Home >> Berita LDII Surabaya >> Danrem 084/BJ : Pasca Pilpres, Kota Surabaya di Jamin Aman dan Tetap Kondusif

Danrem 084/BJ : Pasca Pilpres, Kota Surabaya di Jamin Aman dan Tetap Kondusif

silaturrahim ldii dengan danrem dan kapolrestabes

Pasca pengumuman hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 22 Juli 2014 dipastikan kondisi kota Surabaya dijamin masih tetap aman dan kondusif. Menurut laporan dari inteligen Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak ada indikasi-indikasi yang mengarah isu-isu konflik dan kurusuhan.

Hal ini disampaikan Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Arh Nisan Setiadi, SE dalam acara silaturrahim dan buka bersama Forpimda kota Surabaya, penyelenggara pemilu, elemen masyarakat, ketua partai, pendukung dan tim sukses pasangan calon presiden dan wakil presiden di Makorem 084/Bhaskara Jaya, Sabtu (19/07/2014).

Rangkaian kegiatan mulai pemungutan suara Pemilihan Legislaif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres), perhitungan rekapitulasi sampai pengumuman KPU tanggal 22 Juli 2014 di kota Surabaya berjalan aman dan lancar. “Keresahan masyarakat selama ini terjawab sudah, jangan khawatir kondisi kota Surabaya masih tetap aman dan kondusif,” ungkap Danrem 084/Bhaskara Jaya.

Kesadaran masyarakat kota Surabaya begitu nyata dalam berpartisipasi mengikuti pesta demokrasi di negeri ini sehingga semua bisa berjalan dengan aman dan lancar. Isu-isu yang tersebar di masyarakat selama ini tidak akan terjadi di kota Surabaya.

Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Setija Junianta, Pesta demokrasi yang dilaksanakan 9 Juli kemarin menimbulkan dinamika luar biasa. Situasi semakin memanas ketika hasil Quick Count antar lembaga survey yang berbeda-beda dan dilanjut dengan masing-masing calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) Republik Indonesia telah mendelegasikan sebagai pemenang sehingga menimbulkan keributan antar pendukungnya.

Para pendukung bersikukuh bahwa idola mereka yang menang sehingga menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Untungnya langkah sigap yang dilakukan presiden Republik Indonesia Dr. Susilo Bambang Yudhoyono bisa meredam masyarakat Indonesia sehingga situasi bisa mereda dan kondusif kembali.

ldii buka bersama fopimda surabaya
H. Amien Adhy – Ketua DPD LDII Surabaya (kanan)

Kapolrestabes Surabaya menghimbau kepada masing-masing pendukung dua kubu capres dan cawapres diharapkan bisa menerima keputusan KPU tanggal 22 Juli nanti. Bagi yang menang nantinya diharapkan bisa meredam pendukungnya jangan sampai melakukan aksi euforia dan konvoi yang berlebihan sehingga dapat memicu konflik pasalnya kondisi seperti ini sangat rentan disusupi para provokator. Begitu juga bagi yang kalah diharapkan bisa meredam juga pendukungnya agar tidak berunjuk rasa besar-besaran dan berdebat yang berlebihan.

Silaturrahim yang bertajuk mengamankan dan mensukseskan serta mengkawal suara rakyat dalam pilpres 2014 dengan tetap pegang teguh persatuan dan kesatuan bangsa demi kondusifitas kota Surabaya dan Jawa Timur dihadiri oleh Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, ST dan turut hadir juga ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia kota Surabaya Drs. H. Amien Adhy dan wakil ketua Drs. H. Mulyono, MM.

Other articles you might like;

Check Also

Birul Walidain, Solusi bagi Kerusakan Moral Remaja

Menyikapi fenomena kerusakan moral di kalangan remaja, LDII mengadakan seminar tentang Birul Walidain, Sabtu (16/3) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *