Home >> Berita Umum LDII >> LDII Bersama MUI Dan 60 Ormas Islam Tolak Keberadaan ISIS

LDII Bersama MUI Dan 60 Ormas Islam Tolak Keberadaan ISIS

isis-ldii

Pernyataan sikap forum ukhuwah islamiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang Islamic State Of Iraq And Syria (ISIS). MUI Pusat bersama 60 ormas islamĀ  yang ada di indonesia termasuk Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang diundang langsung oleh MUI dengan jelas menolak adanya keberadaan ISIS.

Ormas LDII sangat getol dalam memberikan masukan dan kontribusi dalam hal pandangan tentang ISIS terutama di negara NKRI ini. Karena berdakwah yang tepat untuk jaman akhir seperti ini adalah dengan cara dakwah islam bil khal / green dakwah yaitu dakwah islam dengan menunjukkan ke masyarakat tentang keluhuran dan budi pekerti luhur yang ada di dalam AlQuran dan AlHadist sehingga bisa membuat orang yang awam tentang islam bisa faham dan simpatik.

Jika dakwah islam di lakukan dengan pertempuran, apalagi berniat mendirikan negara Islam di Indonesia, itu salah besar. Karena indonesia adalah negara kesatuan atau biasa di sebut NKRI. Dan ormas LDII adalah didirikan oleh orang-orang asli bangsa Indonesia yang belajar agama Islam dari Mekkah – Madinah tanpa campur tangan orang luar negeri sehingga LDII termasuk salah satu ormas islam yang mempunyai visi dan misi dakwah dengan kebajikan dan tetap mengutamakan keutuhan bangsa tercinta Indonesia. Sebab tujuan utama ormas LDII hanyalah untuk mengajarkan kebenaran hukum Islam sesuai AlQuran & AlHadist dan semata-mata hanya mencari jalan menuju Surga selamat dari Neraka. Bukan untuk mendirikan negara Islam seperti kebanyakan orang islam di luar negeri.

Setelah mencermati perkembangan ISIS yang beredar saat ini, maka dari hasil kesepakatan bersama LDII, MUI dan 60 Ormas islam lainnya telah membuat beberapa point pernyataan sebagai berikut :

  1. ISIS adalah gerakan yang radikal mengatasnamakan Islam di Irak dan Syria namun tidak mengedepankan watak Islam yang rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi alam semesta). Sebaliknya, ISIS menggunakan pendekatan pemaksaan kehendak, kekerasan, pembunuhan terhadap orang-orang yang tidak berdosa, penghancuran terhadap tempat-tempat yang dianggap suci oleh umat Islam, serta ingin meruntuhkan negara bangsa yang sudah berdiri sebagai hasil perjuangan umat Islam melawan penjajahan.
  2. Ormas-ormas dan lembaga-lembaga Islam di Indonesia menolak gerakan ISIS yang di nilai sangat potensial memecah belah persatuan umat Islam dan menggoyahkan NKRI berdasarkan Pancasila.
  3. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk tidak terhasut oleh agitasi dan provokasi ISIS untuk menjelmakan cita-cita ISIS baik di Indonesia maupun di dunia. Kepada segenap organisasi/lembaga Islam, masjid / mushalla, dan keluarga muslim untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukanĀ  upaya menangkal berkembangnya gerakan ISIS di seluruh pelosok Tanah Air.
  4. Mendukung langkah cepat, tepat, dan tegas pemerintah untuk tidak mengizinkan Gerakan ISIS di Indonesia, dan mendorong Pemerintah melakukan upaya penegakan hukum sesuai hukum yang berlaku.

Demikian pernyataan sikap yang disepakati oleh LDII bersama Forum Ukhuwah Islamiyah Majelis Ulama Indonesia.

Other articles you might like;

Check Also

Sakocab SPN Kota Surabaya Hadiri Peringatan HUT ke-56 Gerakan Pramuka

Satuan Komunitas Cabang Sekawan Persada Nusantara (Sakocab SPN) Kota Surabaya menghadiri peringatan HUT ke-56 Gerakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *