Home >> Berita LDII Surabaya >> LDII Prioritaskan Pendidikan Karakter Sejak Dini
Konsolidasi dan pembekalan Pengurus PC dan PAC LDII Korda Surabaya Barat

LDII Prioritaskan Pendidikan Karakter Sejak Dini

Pendidikan karakter yang kuat bisa mendukung kemampuan kognitif seseorang. Menanamkan pendidikan karakter sejak dini akan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menyelaraskan pendidikan karakter dengan tujuan organisasi yakni membangun SDM yang profesional dan religius. Generasi yang mampu menjalankan profesi dengan baik namun tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

Salah satu metode yang bisa digunakan yakni melalui pendidikan di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ). Melalui TPQ ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam pendidikan karakter sejak dini.

Hal ini ditegaskan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kota Surabaya, H. Akhmad Setiadi, SSi dalam sambutannya saat Konsolidasi dan Pembekalan Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) LDII Koordinator Daerah (Korda) Surabaya Barat, Jumat (27/11).

Setiadi menjelaskan, LDII siap mendukung kegiatan pembangunan karakter yang sudah dilakukan pemerintah dengan berbagai kegiatan yang bisa saling melengkapi, “Usia anak-anak adalah usia emas. Usia yang paling baik untuk menanamkan karakter dan budi pekerti yang luhur. Disinilah peran TPQ, untuk mendidik dan menanamkan budi pekerti yang luhur sejak dini,” jelas Setiadi.

Dalam konsolidasi itu hadir perwakilan pengurus PC dan PAC Korda Surabaya Barat, mulai dari ketua, sekretaris bendahara, dan bidang organisasi, kaderisasi dan kelembagaan (OKK). Pada kesempatan itu, Setiadi menekankan agar tiap PC dan PAC memperkuat dan mendukung TPQ-TPQ binaan LDII di wilayah masing-masing.

IMG-20151120-WA0043

Menurut Setiadi, selain memberikan karya dan kontribusi, tiap TPQ harus memiliki legalitas jelas. Untuk itu, ia menghimbau tiap PC dan PAC agar membantu mendaftarkan TPQ di wilayah masing-masing ke Kementerian Agama.

“Dengan terdaftar secara resmi, legalitas TPQ menjadi jelas. Gerak TPQ pun akan lebih nyaman. Selain itu, ada beberapa sisi positif yang dapat diambil. Salah satunya adalah adanya bantuan dan pembinaan berkala dari institusi pengampunya, yaitu Kemenag Kota Surabaya”, jelas Setiadi dalam acara di masjid Shirotol Mustaqim, Manukan Kulon, Surabaya itu.

Setiadi juga mengingatkan bahwa insentif dari pemerintah agar tidak menjadi motivasi utama. Yang patut dikedepankan adalah semangat mendidik generasi muda menjadi manusia yang profesional religius.

Bagi Setiadi, tanpa semangat juang yang tinggi dari Ketua PC dan PAC, maka laju kegiatan khususnya dalam pemberdayaan TPQ bisa terhambat. Karena itu, Setiadi mengharapkan tiap ketua mampu menjadi motor dalam kepengurusan masing-masing.

“Ibarat kereta api, jika lokomotifnya melaju kencang, maka secara otomatis gerbong di belakangnya juga ikut melaju kencang. Tidak ada ceritanya gerbong mendahului lokomotifnya. Itulah gambaran Ketua PC dan PAC. Harus menjadi motor organisasi”, kata Setiadi.

Pada kesempatan itu, Setiadi berpesan pada pengurus PC dan PAC yang baru dibentuk, agar menjalin hubungan baik dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemerintah, dan warga setempat, sesuai dengan tingkatan masing-masing. Dengan begitu, karya-karya dari LDII, termasuk pembinaan melalui TPQ, bisa dikomunikasikan dan mendapat dukungan yang positif, agar bisa memberikan kontribusi positif pula untuk masyarakat, bangsa dan negara.

Dewan Pembina DPD LDII Kota Surabaya, H. Chudori juga turut memberikan nasehat arahan kepada pengurus PC dan PAC yang baru terbentuk. Dilanjutkan pemberian materi  tentang Peraturan Organnisasi dan Tata Kerja oleh Suparja, Wakil Sekretaris DPD LDII Kota Surabaya. Materi ini sekaligus sebagai bekal bagi pengurus PC dan PAC yang baru terbentuk dalam melaksanakan kegiatan. (Riko Lazuardi)

Other articles you might like;

Check Also

LDII Hadiri Pisah Sambut Kepala Kankemenag Surabaya

Senin (10/9). Ketua DPD LDII Kota Surabaya H. Akhmad Setiadi menghadiri pisah sambut Kepala Kantor Kementerian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *