Home >> Berita LDII Surabaya >> Persami Sakocab SPN Surabaya Sosialisasikan Tentang Bahaya Narkoba
Pembacaan Ikrar Sumpah Pramuka Surabaya yang dipimpin oelh Ketua Gugus Depan (Gudep) SAKO SPN Shirothol Mustaqim, Suprianto.
Pembacaan Ikrar Sumpah Pramuka Surabaya yang dipimpin oelh Ketua Gugus Depan (Gudep) SAKO SPN Shirothol Mustaqim, Suprianto.

Persami Sakocab SPN Surabaya Sosialisasikan Tentang Bahaya Narkoba

Satuan Komunitas Cabang Sekawan Persada Nusantara (Sakocab SPN) Kota Surabaya menggelar Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) di Pangkalan Tandes Benowo yang berlokasi di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Sememi, Sabtu (26/11).

Kegiatan yang mengusung tema ‘Dengan Persami Kita Wujudkan Generasi Penerus Unggul Anti Narkoba dalam Bingkai NKRI’ ini dalam rangka gerakan perkemahan akbar sejuta pramuka yang dicanangkan Kwartir Cabang (Kwarcab) Surabaya.

Persami yang dihadiri dari putra-putri PC LDII Kecamatan Benowo dan Tandes ini mendapatkan ilmu pengetahuan tentang bahaya narkoba dan wawasan kebangsaan. Tepat pukul 10 malam peserta persami membacakan Ikrar Sumpah Pramuka Surabaya yang dipimpin Ketua Gugus Depan (Gudep) SAKO SPN Shirothol Mustaqim, Suprianto.

Ketua Sakocab SPN Kota Surabaya Nur Kholis yang menghadiri persami tersebut mengatakan dalam kondisi saat ini perkembangan peredaran narkoba sudah merajela dan tidak mengenal siapa saja yang terlibat. Menurut Nur Kholis, peredaran narkoba sudah memasuki kawasan sekolah, bahkan anak didik sekolah inklusi sekarang dijadikan kurir narkoba.

Oleh karena itu pemerintah Kota Surabaya melalui Perkemahan Akbar yang diselenggarakan Kwarcab Surabaya bisa membina 1 juta peserta pramuka tentang bahaya narkoba. Diharapkan 1 juta peserta pramuka tersebut bisa mengajak teman-teman di sekelilingnya agar tidak bermain-main atau mencoba-coba dengan narkoba.

“Alhamdulillah di lingkungan Sako SPN binaan LDII ini sejak usia dini sudah ditanamkan nilai-nilai agama sehingga tidak terpengaruh hal-hal negatif salah satunya narkoba. Jangankan narkoba, merokok saja dilarang bagi warga LDII,” ujar Nur Kholis. (Ghoni)

Other articles you might like;

Check Also

Birul Walidain, Solusi bagi Kerusakan Moral Remaja

Menyikapi fenomena kerusakan moral di kalangan remaja, LDII mengadakan seminar tentang Birul Walidain, Sabtu (16/3) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *