Home >> Berita LDII Surabaya >> Silaturahim Pengurus DPD LDII Kota Surabaya & FKUB Kota Surabaya

Silaturahim Pengurus DPD LDII Kota Surabaya & FKUB Kota Surabaya

Sabtu(3/3),  Pengurus DPD LDII kota Surabaya bersilarurahim dengan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) kota Surabaya.  Pertemuan berlangsung di kantor FKUB tepatnya di jalan  Menur  No. 31 A, Surabaya .  Rombongan LDII dipimpin oleh ketua DPD LDII kota Surabaya, H. Amien Adhy didampingi oleh H. Imam Pujiarto (wakil ketua), H. Didik Eko Putro ( Sekretaris), H. Akhmad Setiadi (wakil sekretaris),  dan Wiyono, SH (wakil bendahara).

Audiensi Pengurus DPD LDII Kota Surabaya dengan FKUB

Sedangkan pihak FKUB yang menyambut adalah Wakil Ketua 1 (Satu), H. Imanan SAg dan sekretaris Drs. Andi Hariyadi, M.Pd.I serta jajaran pengurus lainnya yang mewakili 6 agama yang berada di Surabaya antara lain, Islam, Kristen Protestan, Kristen Khatolik, Hindu, Budha, Khonghucu.

Didalam sambutannya Amien Adhy memaparkan tiga maksud yakni membangun kerjasama dengan FKUB, LDII bisa diterima menjadi anggota FKUB dan menyampaikan hasil MUNAS VII LDII.

Ada lima hal yang menjadi pokok pemikiran dalam instruksi DPP LDII. Pertama, menciptakan suasana yang kondusif untuk menciptakan deradikalisasi. Kedua, membangun pendidikan. Hal ini didasari adanya kesenjangan antara pendidikan yang diselenggarakan oleh Diknas dan Kementrian Agama. Ketiga, mewujudkan ketahanan pangan. Sebagai umat mayoritas, Islam haruslah memiliki sistem pengendalian ketahanan pangan. Keempat, penanggulangan bencana (lingkungan hidup). Dalam bidang lingkungan hidup, LDII telah melakukan berbagai gerakan penghijauan hingga akhir 2011 lalu. Kelima, komitmen bahwa NKRI adalah keputusan final.

Untuk membuka peluang kerjasama dengan FKUB, Amien Adhy juga memaparkan bahwa DPD LDII kota Surabaya mempunyai 25 PC (Pimpinan Cabang) dan 57 PAC (Pimpinan Anak Cabang). Tawaran ini disambut positif oleh Wakil Ketua FKUB. Dengan syarat semua tindak lanjut kerjasama haruslah konkret mulai dari pusat sampai bawah. “LDII harus mampu menunjukkan bahwa LDII telah berubah,” papar beliau.

“Kondisi riil menunjukkan bahwa masih banyak kalangan masyarakat bawah yang belum memahami LDII,” lanjut Wakil Ketua FKUB. Untuk itu harus dikembangkan sikap tabayyun, berupa sosialisasi tentang LDII agar bisa menyentuh kalangan masyarakat bawah, tidak hanya di jajaran pengurus pusat, wilayah, daerah saja.

Penyerahan buku Munas VII LDII, dari kiri-kanan (Drs. Andi Hariyadi, M.Pd.I , KH. Drs. Imam Syuhada' , H. Amien Adhy , H. Didik Eko Putro)

Menjelang akhir silaturahim yang berlangsung selama satu jam tersebut, ketua DPD LDII kota Suarbaya memberikan buku hasil MUNAS VII LDII, buku MUSDA VI LDII Kota Surabaya, fotocopy SKT (Surat Keterangan Terdaftar) Ormas Islam dari Bakesbangpol & Linmas kota Surabaya  kepada pengurus FKUB. Selain itu, FKUB dan LDII kota surabaya juga menjalin kerjasama dialog antar agama yang dilaksanakan di kecamatan-kecamatan.

Other articles you might like;

Check Also

Makna Peringatan Hari Santri Bagi Bangsa Indonesia

Senin (22/10). Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional, ketua PCNU Kota Surabaya KH. Muhibbin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *